Minggu, 22 Mei 2016

Kasus Kecelakaan kerja

CONTOH KASUS: TERSIRAM UAP AIR PANAS

“Seluruh bagian tubuh tersiram air panas 400 derajat Celcius saat membersihkan tangki gula kristal”
Uraian Kejadian:

Musibah bermula saat 5 pekerja tengah membersihkan bagian dalam tangki gula kristal di pabrik tersebut. Tiba-tiba kran yang berada diatas dan mengarah kedalam tangki mengeluarkan air panas yang diperkirakan mencapai 400 derajat Celsius. Akibatnya, keempat pekerja yang ada didalamnya tewas seketika dengan kondisi mengenaskan karena panasnya uap.Ke 4 pekerja tewas, salah seorangnya menyelamatkan diri, namun mengalami luka parah. Menurut salah seorang rekan pekerja, air panas tersebut mengucur kedalam tangki setelah tombol kran dibuka oleh salah seorang karyawan pabrik. Diduga operator kran tidak mengetahui jika pekerjaan didalam tangki tersebut belum selesai.

ANALISA:

STRATEGI PENGENDALIAN

Memberikan pendidikan dan pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja yang diperlukan pekerja guna meningkatkan pengetahuan keselamatan dan kesehatan kerja, demi mencegah terjadinya kecelakaan yang sama.
Selama melakukan proses pekerjaan yang berbahaya, seperti pembersihan mesin, penambahan minyak, pemeriksaan, perbaikan, pengaturan, mesin harus berhenti beroperasi. Untuk mencegah orang lain menghidupkan mesin, maka mesin harus dikuci atau diberi tanda peringatan, perusahaan harus memasang tutup pengaman atau peralatan pembatas.
Operator mesin ataupun alat produksi lainnya, sebaiknya diberi peringatan setiap sesudah dan sebelum mengoperasikan apakah ada petugas yang masih disana ataupun tidak. Sebaiknya operator mesin dilatih agar tetap siaga dan tanggap dengan tanggung jawabnya.
Seluruh petugas keselamatan dan kesehatan tenaga kerja harus bertanggung jawab menjalankan rencana penganggulangan kecelakaan, rencana penanganan darurat, serta melakukan bimbingan pelaksanaan setiap bagian.

Komunikasi antar pegawai harus selalu terjaga dengan baik agar saling memperhatikan satu sama lain sehingga mampu meminimalisir peluang kecelakaan terjadi.

Minggu, 15 Mei 2016

Team Building

Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang team building.

Pengertian Team Building :
Team Building adalah Upaya cara  yang dibuat dari tiga orang atau lebih yang berkomunikasi dan saling bertukar pikiran dengan  tujuan yang sama untuk membangun atau mengembangkan kerja kelompok yang sempurna.
Kemampuan yang harus dimiliki oleh anggota team
·         Kemampuan mendengarkan
·         Kemampuan mengajukan pertanyaan
·         Memiliki rasa hormat
·         Kemampuan meyakinkan seseorang

Karakteristik Kelompok atau Tim:

Terdiri dari dua orang atau lebih dalam interaksi sosial baik secara verbal maupun non verbal.
Anggota kelompok harus mempunyai pengaruh satu sama lain supaya dapat diakui menjadi anggota suatu kelompok.
Mempunyai struktur hubungan yang stabil sehingga dapat menjaga anggota kelompok secara bersama dan berfungsi sebagai suatu unit.
Anggota kelompok adalah orang yang mempunyai tujuan atau minat yang sama.
Individu yang tergabung dalam kelompok, saling mengenal satu sama lain serta dapat membedakan orang-orang yang bukan anggota kelompoknya.

Team building  yang dilakukan secara benar dan berkesinambungan akan memberikan hasil perubahan yang seringkali jauh lebih baik dari dugaan semula.



 Manfaat yang di hasil kan team building :

 Bagi pimpinan tim /kelompok:

Pimpinan tim akan menjadi lebih kuat dan lebih efektif
Pimpinan tim mampu menyesuaikan gaya kepimimpinannya, dengan lebih memperhatikan kepentingan dan tanggung jawab kelompok dibandingkan kepentingan pribadi
Terdapat apresiasi yang lebih besar dari pimpinan tim terhadap kebutuhan anggota tim dan bagian-bagian dalam tim.
Pimpinan menjadi lebih mampu untuk berkomunikasi  secara langsung kepada anggota tim sehingga terjadi hubungan pengertian yang lebih baik antara pimpinan dan anggota tim.
Pimpinan tim memiliki inisiatif untuk lebih memahami prakasa anggotanya.
Pimpinan mempunyai komitmen yang lebih tinggi terhadap sasaran kerja dan memiliki harapan yang lebih besar.


 Bagi individu anggota tim /kelompok :

Sebagian besar individu memiliki pendekatan yang lebih persuasif, toleransi menjadi lebih tinggi dan memiliki kepercayaan untuk mengajukan argumentasi tanpa terikat oleh hirarki.
Komunikasi dan dialog antar sesama anggota kelompok menjadi lebih bebas  dan terbuka, yang selama ini menjadi salah satu hambatan utama dalam perkembangan kelompok.
Terdapat “ruang “ yang lebih terbuka untuk mengakui beberapa kelemahan-kelemahan pribadi, bahkan kadangkala tidak jarang yang mengundurkan diri karena kesadaran diri (ini bukan penyelesaian yang diharapkan).
Banyak masalah antar pribadi sesama anggota tim/kelompok yang selama ini mengganjal dapat dipecahkan dengan lebih mudah karena keterbukaan semua anggota tim.

Bagi pelaksanaan  kerja tim/kelompok :

Pertemuan tim/kelompok menjadi lebih terstruktur dan efektif.
Hasil   yang diperoleh lebih dapat diterima dan terdistribusi dengan baik kepada sesama peserta.
Terjadi perbaikan kerja dalam mencapai sasaran,  peningkatan kemampuan dalam mengevaluasi individu dan kelompok dengan cara yang lebih profesional.
Tingkat komunikasi dalam dan antar kelompok menjadi lebih komprehensif dan efektif, walaupun dalam kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan.
Komitmen yang lebih kuat terhadap sasaran-sasaran baru.
Terciptanya otonomi yang lebih besar pada tingkat manajer.
Lebih banyak waktu digunakan untuk bekerja sama dengan kolega dan bekerja sama dalam mencapai tujuan.



 Kesimpulan :

Untuk mencapai sebuah tujuan yang akan diraih oleh setiap team, sebaiknya setiap anggota harus saling berkomunikasih dan saling bertukar pikiran terlebih dahulu, saling percaya, terhadap setiap anggota team nya.

Sabtu, 07 Mei 2016

Apa itu Negosiasi ? apa Itu Konflik ? Yuk dibaca

Pengertian Negosiasi
 Negosiasi adalah, kata “negosiasi” berasal dari bahasa Inggris yaitu dari kata “to negotiate dan to be negotiating” yang dapat diartikan “merundingkan”, kemungkinannya membicarakan mengenai suatu kondisi, atau menawar. Lalu kata turunannya antara lain “negotiation” yang artinya menunjukan aktivitas untuk berunding atau merundingkan, membicarakan mengenai hal untuk di setujui dengan orang lain, dan kata “negotiable” yang artinya mungkin dapat dibicarakan, dapat di rundingkan, dan dapat ditawar.

Pengertian negosiasi secara umum adalah suatu bentuk interaksi sosial antara pihak–pihak yang terlibat yang berusaha untuk saling menyelesaikan tujuan yang berbeda dan bertentangan. Atau definisi negosiasi secara formal yaitu bentuk pertemuan bisnis antara 2 (dua) pihak ataupun lebih yang bertujuan untuk mencapai suatu kesepakatan dalam berbisnis. Negosiasi juga merupakan perundingan antara 2 (dua) pihak yang dimana didalamnya terdapat proses memberi, proses menerima, dan proses tawar-menawar.

Tujuan negosiasi

Terdapat beberapa tujuan dari negosiasi khususnya dalam berbisnis, yaitu antara lain:

Yang pertama, untuk mendapatkan atau untuk mencapai kata sepakat yang mengandung kesamaan persepsi, saling pengertian dan persetujuan.
Yang kedua, yaitu untuk mencapai kondisi penyelesaian dan menemukan jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi bersama.
Dan yang terakhir, yaitu untuk mencapai kondisi yang saling menguntungkan dimana masing-masing pihak merasa menang (win-win solution) atau semua pihak merasa di untungkan.

manfaat negosiasi

Setelah kita mengetahui tujuan dari negosiasi, lalu berikut ini manfaat dari negosiasi: Manfaatnya yaitu untuk menciptakan jalinan kerja sama antara badan usaha, institusi ataupun perorangan dalam melakukan suatu kegiatan dan usaha bersama atas dasar saling pengertian. Dengan terjalinnya kerjasama diantara kedua belah pihak inilah maka dapat tercipta transaksi bisnis yang saling terkait, sehingga dapat membuat hidup perekonomian. Karena suatu proses negosiasi bisnis merupakan bagian dari suatu proses interaksi guna untuk menghidupkan perekonomian dalam skala yang lebih luas.

Di dalam perusahaan, sebuah proses negosiasi dapat memberikan manfaat yaitu untuk menjalin hubungan bisnis yang lebih luas dan juga untuk mengembangkan pasar, yang diharapkan dapat memberikan peningkatan pada penjualan. Proses negosiasi bisnis juga akan menghasilkan harga yang lebih baik dan lebih efesien, yang tentunya dapat memberi keuntungan yang lebih besar. Dalam jangka yang panjang hal ini akan memberikan kemajuan dari sebuah perusahaan.

Contoh negosiasi
Negoisasi harga dengan membujuk :
Pembeli: "Bu saya mau beli gitar ini, berapa harganya?"
Penjual: "Kalau gitar yang itu harganya 750 ribu nak."
Pembeli: "Harganya boleh kurang nggak bu?"
Penjual: "Hmmm, boleh. Mau nawar berapa nak?"
Pembeli: "600 ribu aja bu, gimana?"
Penjual: "Wah, harga segitu rasanya tidak bisa nak."
Pembeli: "Kalau 625 ribu?"
Penjual: "Naikin dikit nak, 650 ribu ibu lepas gitar ini."
Pembeli: "Iya deh bu, saya setuju, ini uangnya"


Pengertian Konflik

Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. Perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.



Contoh Konflik

Konflik Antar Siswa
Penjelasan Singkat :
Konflik antar siswa adalah konflik yang terjadi antara seseorang dengan yang satu lainya, sifatnya subtansi, konflik ini menyangkut perbedaan pendapat , ide, gagasan, kepentingan, bahkan emosional. Contohnya Tawuran antar pelajar yang dikarnakan masalah pribadi dan emosional
Dampak (+) : dampak positif dari adanya tawuran yaitu terjadinya persatuan antar pelajar di sekolah tersebut. Menurut saya solusi untuk mengatasi masalah tawuran antar pelajar adalah sebaiknya pihak sekolah merangkul semua siswa/i nya sehingga tidak terjadi kesenjangan sosial yang membuat mereka membuat geng-geng agar mereka diakui di sekolah, serta sarana dan prasarana yang menunjang untuk menyalurkan aspirasi mereka.
Dampak (-) : Dampak negatif yang terjadi dengan adanya tawuran antar pelajar adalah rusaknya fasilitas umum yang menjadi tempat untuk tawuran dan memungkinkan timbulnya korban jiwa.

Kesimpulan

Kita harus pintar mengambil keputusan apa yang sudah kita pilih jangan terlalu terbawa emosi agar kita lebih bijak mengambil keputusan .

Sabtu, 30 April 2016

Analisa Pemimpin Ir Soekarno

Kepemimpinan Karismatikan Ir Soekarno

Presiden Soekarno adalah bapak proklamator, seorang orator ulung yang bisa membangkitkan semangat nasionalisme rakyat Indonesia. Beliau memiliki gaya kepemimpinan yang sangat populis, bertempramen meledak-ledak, tidak jarang lembut dan menyukai keindahan.

Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Ir. Soekarno berorientasi pada moral dan etika ideologi yang mendasari negara atau partai, sehingga sangat konsisten dan sangat fanatik, cocok diterapkan pada era tersebut. Sifat kepemimpinan yang juga menonjol dan Ir. Soekarno adalah percaya diri yang kuat, penuh daya tarik, penuh inisiatif dan inovatif serta kaya akan ide dan gagasan baru. Sehingga pada puncak kepemimpinannya, pernah menjadi panutan dan sumber inspirasi pergerakan kemerdekaan dari bangsa-bangsa Asia dan Afrika serta pergerakan melepas ketergantungan dari negara-negara Barat (Amerika dan Eropa).

Ir. Soekarno adalah pemimpin yang kharismatik, memiliki semangat pantang menyerah dan rela berkorban demi persatuan dan kesatuan serta kemerdekaan bangsanya. Namun berdasarkan perjalanan sejarah kepemimpinannya, ciri kepemimpinan yang demikian ternyata mengarah pada figur sentral dan kultus individu. Menjelang akhir kepemimpinannya terjadi tindakan politik yang sangat bertentangan dengan UUD 1945, yaitu mengangkat Ketua MPR (S) juga.

Soekarno termasuk sebagai tokoh nasionalis dan anti-kolonialisme yang pertama, baik di dalam negeri maupun untuk lingkup Asia, meliputi negeri-negeri seperti India, Cina, Vietnam, dan lain-lainnya. Tokoh-tokoh nasionalis anti-kolonialisme seperti inilah pencipta Asia pasca-kolonial. Dalam perjuangannya, mereka harus memiliki visi kemasyarakatan dan visi tentang negara merdeka. Ini khususnya ada dalam dasawarsa l920-an dan 1930-an pada masa kolonialisme kelihatan kokoh secara alamiah dan legal di dunia. Prinsip politik mempersatukan elite gaya Soekarno adalah “alle leden van de familie aan een eet-tafel” (semua anggota keluarga duduk bersama di satu meja makan). Dia memperhatikan asal-usul daerah, suku, golongan, dan juga partai.

Tujuan beliau :
1.      Membangun Jiwa Merdeka Menuju Bangsa Besar
2.      Meraih Indonesia kembali saat di jajah
3.      Ingin Indonesia lebih berkembang dan maju dari sebelum nya
4.      Ingin merebut alih Indonesia dari semua penjajah yang ada di indonesia
5.      Ingin merubah Indonesia agar lebih baik dan lebih makmur



Kesulitan Ir Soekarno

 Soekarno bapak bangsa serta proklamator yang sangat berjasa dalm perjalanan berdirinya bangsa ini bersama yang lainnya.Beliaupun terlena dan tergelincir ketika kekuasaan telah ada digenggamannya.Mungkin sebelum dan diawal kemerdekaan perjuangan bung Karno ini sangat hebat dan fenomenal.Tapi ketika kekuasaan itu terlalu lama dia pegang.Maka dia lupa akan cita-citanya semula,untuk membawa Indonesia kearah yang adil dan makmur. Kenapa beliau tetap bertahan?saat dia terlena? Ya ,tentu ia bertahan karna sehabis kesulitan yang ia alami iyaa tetap mempunyai sifat kepahlawanan nya dari sifat itu dia selalu teringat kembali apa ambisi dan tujuan yang ia buat sejak awal sampai akhir.

Bagaimana Mewujudkan mimpi nya

Dengan semangat berjuangnya dan sifat provokatorny presiden soekarno dapat membakar semangat rakyatnya untuk berjuang sehingga apa yang di impikan dan di harapkan rakyat maupun negara dapat terwujud.

Kesimpulan

 Memahami Soekarno dalam berbagai hal memang sulit untuk dimengerti secara jelas dan jernih, sebab pemahaman Soekarno mungkin saja berbeda dengan pemahaman berbagai orang yang telah melihatnya dalam berbagai bentuk, seperti melihatnya sebagai seorang muslim atau sebagai seorang negarawan. Namun hal tersebut harus diungkap dengan jelas bahwa figur Soekarno lebih kental sebagai figur seorang negarawan dibanding sebagai seorang muslim yang taat.Dalam bagian lain, Soekarno selalu mendekatkan pemikirannya dengan para penikmat konsep di Indonesia melalui media sehingga pemikiran yang diolah Soekarno menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola kehidupan sosial dan politik waktu itu yang sering didominasi oleh berbagai kekuatan asing, seperti kolonialisme dan imperialisme barat. Kemudian, dengan media yang selalu memberitakan gagasannya dalam bentuk gambaran yang jelas tentang berbagai hal, Soekarno selalu memberikan sebuah pemikiran yang berbeda dalam setiap penerbitannya. Dengan demikian, Soekarno memang cerdas dalam melakukan propaganda untuk membentuk opini publik dalam melakukan berbagai serangan agar bangsa Indonesia terbebas dari segala penindasan.Selain itu, beberapa hal yang dapat diambil oleh berbagai kalangan dari pemahaman Soekarno ialah setiap tindakan yang berusaha untuk melakukan pengambilan kekayaan dan pengrusakan di tanah air harus senantiasa digagalkan dengan cara-cara yang telah digariskan oleh Soekarno, yaitu cara-cara dimana dalam menggunakan cara itu dapat memberikan sebuah tindakan reaktif dalam aksi revolusioner.

Analisa Pemimpin Ir Soekarno

Kepemimpinan Karismatikan Ir Soekarno

Presiden Soekarno adalah bapak proklamator, seorang orator ulung yang bisa membangkitkan semangat nasionalisme rakyat Indonesia. Beliau memiliki gaya kepemimpinan yang sangat populis, bertempramen meledak-ledak, tidak jarang lembut dan menyukai keindahan.

Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Ir. Soekarno berorientasi pada moral dan etika ideologi yang mendasari negara atau partai, sehingga sangat konsisten dan sangat fanatik, cocok diterapkan pada era tersebut. Sifat kepemimpinan yang juga menonjol dan Ir. Soekarno adalah percaya diri yang kuat, penuh daya tarik, penuh inisiatif dan inovatif serta kaya akan ide dan gagasan baru. Sehingga pada puncak kepemimpinannya, pernah menjadi panutan dan sumber inspirasi pergerakan kemerdekaan dari bangsa-bangsa Asia dan Afrika serta pergerakan melepas ketergantungan dari negara-negara Barat (Amerika dan Eropa).

Ir. Soekarno adalah pemimpin yang kharismatik, memiliki semangat pantang menyerah dan rela berkorban demi persatuan dan kesatuan serta kemerdekaan bangsanya. Namun berdasarkan perjalanan sejarah kepemimpinannya, ciri kepemimpinan yang demikian ternyata mengarah pada figur sentral dan kultus individu. Menjelang akhir kepemimpinannya terjadi tindakan politik yang sangat bertentangan dengan UUD 1945, yaitu mengangkat Ketua MPR (S) juga.

Soekarno termasuk sebagai tokoh nasionalis dan anti-kolonialisme yang pertama, baik di dalam negeri maupun untuk lingkup Asia, meliputi negeri-negeri seperti India, Cina, Vietnam, dan lain-lainnya. Tokoh-tokoh nasionalis anti-kolonialisme seperti inilah pencipta Asia pasca-kolonial. Dalam perjuangannya, mereka harus memiliki visi kemasyarakatan dan visi tentang negara merdeka. Ini khususnya ada dalam dasawarsa l920-an dan 1930-an pada masa kolonialisme kelihatan kokoh secara alamiah dan legal di dunia. Prinsip politik mempersatukan elite gaya Soekarno adalah “alle leden van de familie aan een eet-tafel” (semua anggota keluarga duduk bersama di satu meja makan). Dia memperhatikan asal-usul daerah, suku, golongan, dan juga partai.

Tujuan beliau :
1.      Membangun Jiwa Merdeka Menuju Bangsa Besar
2.      Meraih Indonesia kembali saat di jajah
3.      Ingin Indonesia lebih berkembang dan maju dari sebelum nya
4.      Ingin merebut alih Indonesia dari semua penjajah yang ada di indonesia
5.      Ingin merubah Indonesia agar lebih baik dan lebih makmur



Kesulitan Ir Soekarno

 Soekarno bapak bangsa serta proklamator yang sangat berjasa dalm perjalanan berdirinya bangsa ini bersama yang lainnya.Beliaupun terlena dan tergelincir ketika kekuasaan telah ada digenggamannya.Mungkin sebelum dan diawal kemerdekaan perjuangan bung Karno ini sangat hebat dan fenomenal.Tapi ketika kekuasaan itu terlalu lama dia pegang.Maka dia lupa akan cita-citanya semula,untuk membawa Indonesia kearah yang adil dan makmur. Kenapa beliau tetap bertahan?saat dia terlena? Ya ,tentu ia bertahan karna sehabis kesulitan yang ia alami iyaa tetap mempunyai sifat kepahlawanan nya dari sifat itu dia selalu teringat kembali apa ambisi dan tujuan yang ia buat sejak awal sampai akhir.

Bagaimana Mewujudkan mimpi nya

Dengan semangat berjuangnya dan sifat provokatorny presiden soekarno dapat membakar semangat rakyatnya untuk berjuang sehingga apa yang di impikan dan di harapkan rakyat maupun negara dapat terwujud.

Kesimpulan

 Memahami Soekarno dalam berbagai hal memang sulit untuk dimengerti secara jelas dan jernih, sebab pemahaman Soekarno mungkin saja berbeda dengan pemahaman berbagai orang yang telah melihatnya dalam berbagai bentuk, seperti melihatnya sebagai seorang muslim atau sebagai seorang negarawan. Namun hal tersebut harus diungkap dengan jelas bahwa figur Soekarno lebih kental sebagai figur seorang negarawan dibanding sebagai seorang muslim yang taat.Dalam bagian lain, Soekarno selalu mendekatkan pemikirannya dengan para penikmat konsep di Indonesia melalui media sehingga pemikiran yang diolah Soekarno menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola kehidupan sosial dan politik waktu itu yang sering didominasi oleh berbagai kekuatan asing, seperti kolonialisme dan imperialisme barat. Kemudian, dengan media yang selalu memberitakan gagasannya dalam bentuk gambaran yang jelas tentang berbagai hal, Soekarno selalu memberikan sebuah pemikiran yang berbeda dalam setiap penerbitannya. Dengan demikian, Soekarno memang cerdas dalam melakukan propaganda untuk membentuk opini publik dalam melakukan berbagai serangan agar bangsa Indonesia terbebas dari segala penindasan.Selain itu, beberapa hal yang dapat diambil oleh berbagai kalangan dari pemahaman Soekarno ialah setiap tindakan yang berusaha untuk melakukan pengambilan kekayaan dan pengrusakan di tanah air harus senantiasa digagalkan dengan cara-cara yang telah digariskan oleh Soekarno, yaitu cara-cara dimana dalam menggunakan cara itu dapat memberikan sebuah tindakan reaktif dalam aksi revolusioner.

Jumat, 22 April 2016

Pengolahan Limbah di PT. Sinar Sosro

Berdasarkan kelas yang berlangsung pada 18 April 2016, kelas berisi tentang mahasiswa yang meceritakan apa yang di dapat saat study kunjungan dan hal yang ingin saya masukkan untuk tugas #pioti3.

Pengolahan Limbah

            Di PT. Sinar Sosro Tanjung Morawa, Sumatera Utara ada 2 jenis limbah industri yang di hasilkan, berikut pengolahannya:
1.  Limbah cair
a.  Preatreatment adalah pengolahan awal limbah cair the yang baru di buang dari pabrik sebelum memasuki proses tahapan utama. Berikut ini tahapan pengolahan awal tersebut:
1.      Screen Press alat ini digunakan untuk menyaring, menyeleksi dan membuang kotoran- kotoran dan padatan, seperti sampah pabrik, pipet, kertas, dan lainnya dari limbah.
2.      Sump pit adalah bak penampung sementara limbah dari screen press yang memiliki 2 unit pompa (influent pump) yan bertugas memompakan limbah ke bak equalisasi.
3.      Cooling tower Limbah cair yang masuk ke bak equalisasi oleh unit ini didinginkan terlebih dahulu.
4.      Bak equalisasi dan agitator  , bak ini adalah tempat menghomogenkan kualitas dan kuantitas air limbah yang masuk ke dalam bak ini serta sebagai tempat untuk prosesasi difikasi melalui fermentasi. Untuk mempercepat homogenisasi maka digunakan agitator. Penambahan bahan nutrisi juga di lakukan untuk makanan bakteri yaitu pupuk urea atau sumber nitrogen dan pupuk super phosphate (sumber posfat).
5.      Limbah dari bak equalisasi di pompakan di MUR (methane Upilow reactor) setelah melalui 2 tahap yaitu penetralan pH limbah dan tahap homogenisasi.

b. Pengolahan Limbah secara aerobic
1.    Bak Aerasi
Limbah yang keluar dari proses anaerobic memiliki kualitas limbah yang begitu baik, sehingga bak ini terjadi proses penyempurnaan. Limbah mengalami pengolahan oleh bakteri lumpur aerob, dimana baktteri pengolah materi-materi sisa yang terbiodegradasi pada proses aerobic menjadi CO2 dan sel bakteri baru.
2. Final clarifier
Pada bak ini prosesnya adalah pengendapan dimana Activated ludge dipisahkan dari air limbah yang bersih, lumpur aktif yang mengendap disirkulasi ke bak aerasi, ataupun bila di perlukan disirkulasi kembali ke bak equalisasi. Kotoran-kotoran yang melayang tersapu masuk ke bak effluent untuk di buang, sementara itu, air limbah bersih mengalir secara overflow ke kolam indikator.
3. Kolam indikator
Pada kolam ini diisikan dengan ikan sebagai indikatorkualitas air. Setelah dialirkan ke kolom indikator, air dibuang ke saluran pembuangan seperti selokan atau sungai.  Dari proses tersebut dapat terlihat sesuai lampiran bahwa air yang kotor dibuang kembali ke alam dalam keadaan bersih dengan proses pengolahan yang baik.
2.     Limbah Padat
a. Thermofil yaitu pengolahan dengan menggunakan jamur dan bakteri thermofil.
Proses pengolahan limbah padat ini adalah sebagai berikut:
1. Ampas teh
Ampas teh dari sisa penyeduhan di letakkan pada bak atau tempat khusus yang telah disediakan.
2. Pendinginan
Ampas teh yang telah dibiarkan di tanah akan di dinginkan selama satu hari.

3.  Penguraian
Penguraian dengan penanaman mikroorganisme pada proses ini diberikan mikroorganisme untuk menguraikan ampas teh atau zatorganic.
4.     Pembalikan
Setelah melalui proses di atas maka dilanjutkan dengan proses pembalikan dengan waktu seminggu sekali
5. Kompos
Setelah pembalikan ampas teh di biarkan membusuk selama 1 bulan dan kemudian akan menjadi kompos.

b. Fertilisasi kompos adalah pengolahan limbah menggunakan bantuan organisme yaitu cacing. Ada dua jenis cacing yang digunakan dalam proses tersebut yaitu cacing local dan cacing impor (Prancis). Cacing Prancis dianggap paling rakus dalam mengkonsumsi ampas teh sehingga penggunaannya diharapkan dapat mempercepat proses pengolahan limbah ampas teh. Proses tersebut adalah :
1.      Ampas teh
Ampas teh dari sisa penyeduhan di letakkan pada bak atau tempat khusus yang telah disediakan.
2.      Pendinginan
Ampas teh yang telah dibiarkan di tanah akan di dinginkan selama satu hari.
3.      Fertilisasi

Cacing dimasukkan pada bak atau tempat khusus yang berisi ampas teh yang telah didinginkan. Mereka akan menyelam ke dasar bak dan mengkonsumsi ampas teh tersebut dari dasar. Cacing-cacing itu akan berekskresi dan kotoran cacing itulah yang menjadi kompos. Pupuk kompos siap dipanen jika cacing-cacing tersebut telah sampai ke permukaan bak.

Kamis, 14 April 2016

Studi Kasus PT. Sinar Sosro

Kata Pengantar

    Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang Pt.Sosro.

    Makalah ilmiah ini telah kami susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan makalah ini.
    
    Terlepas dari semua itu, Saya menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karna itu kami menerima semua kritik dan saran agar makalah ini dapat diperbaiki semaksimal mungkin.

    Akhir kata kami berharap semoga makalah tentang limbah dan manfaatnya untuk masyarakan dan juga dapat memberikan inspirasi untuk pembaca.
    




                                                                                      Jakarta,  13 April 2016



    
                                                                                     Penyusun,  Prasetyo Utomo
                       







DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
1.2 Manfaat dan Tujuan Makalah.

BAB II PEMBAHASAN
2.1.Sejarah Perusahaan
2.2 Jenis Produk
2.3 Strategi Pemasaran
2.4 Tanaman yang di tanam PT. Sinar Sosro
2.5 Penghargaan yang diraih PT.Sinar Sosro

BAB III PENUTUP
3.1. Kesimpulan
3.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA










 BAB I PENDAHULUAN


1.1 Latar Belakang

            PT. Sinar Sosro merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang agro industri yang memproduksi berbagai produk dengan menggunakan pucuk daun teh sebagai salah satu bahan baku utamanya, dimana salah satu produknya adalah Teh Botol Sosro. Teh Botol Sosro merupakan produk teh yang siap minum pertama di Indonesia yang dikemas dalam botol dan telah dikenal oleh masyarakat luas.
Persaingan yang begitu ketat dari banyaknya teh dalam kemasan botol yang beredar di pasaran. Berdasarkan data PT. Sinar Sosro terdapat tujuh merek teh dalam kemasan botol yang beredar di Indonesia, yaitu Teh Botol Sosro, Fruit Tea, Joy Tea, TEBS, S-tee, Fres Tea, Tekita  . Selain itu, ada produk pendamping lainnya yaitu Happy Jus dan Air Minum Mineral Prim-A.
Sosro melakukan positioning dengan mengedukasi masyarakat agar tidak merasa aneh meminum teh dalam kemasan botol dan dengan disajikan dingin. Karena pada awal kemunculan produk, masyarakat Indonesia masih terbiasa untuk meminum teh yang disajikan panas. Ternyata proses diferensiasi yang dilakukan sosro membuahkan hasil baik, sehingga sosro di kenal sebagai minuman teh dalam kemasan botol yang dapat memberikan kesegaran. Dalam perkembanganya untuk bersaing dengan kompetitor sosro mulai melakukan kampanye bahwa  dengan mengkonsumsi teh akan membuat tubuh menjadi sehat, karena teh mengandung anti oksidan hal ini menambah keunggulan kompetitif dari sosro.










1.2  Tujuan dan Manfaat makalah

Tujuan :
Untuk mengetahui sejarah Perusahaan
Untuk mengetahui ragam jenis produk PT. Sinar Sosro
Untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam perusahaan Sosro
Untuk mengetahui tanaman apa saja yang di tanam di Pt.Sinar Sosro
Mengetahui penghargaan yang di raih Pt.Sinar Sosro

Manfaat nya :
Mengetahui produk andalan dari PT.sinar sosro
Mengetahui manfaat isi dari tanaman yang di tanam Pt.Sinar Sosro
Mengetahui apa saja yang telah di raih Pt.Sinar Sosro
Mengetahui cara pemasaraan dari Pt.Sinar Sosro
Mengetahui sejarah dari Pt.Sinar sosro







BAB II PEMBAHASAN


2.1 Sejarah PT. Sinar Sosro

Lahirnya Teh botol Sosro

Keluarga Sosrodjojo memulai bisnisnya pada tahun 1940 di kota Slawi, Jawa Tengah dengan memproduksi dan memasarkan teh seduh merek “Teh Cap Botol”.
Tahun 1965, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke Jakarta dengan melakukan strategi CICIP RASA (product sampling) ke beberapa pasar di Jakarta.
Awalnya, datang ke pasar-pasar dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Setelah siap, seduhan teh tersebut langsung dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Namun cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.
Cara kedua, teh tidak lagi diseduh langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa kepasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa tumpah selama perjalanan dari kantor ke pasar karena pada saat tersebut jalanan di Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang.

Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh dan dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya.
Tahun 1969, diputuskan untukmenjual minuman tehdalam kemasan botol secara massal dengan nama Tehbotol Sosro. Nama “Tehbotol” diambil dari tehseduh merek ”TehCap Botol”, yang saat itu sudah mulai terkenal di Jakarta dan ”Sosro” dari nama keluarga pendirinya yakni ”Sosrodjojo”








2.2 Jenis Produk

-Tehbotol Sosro
Produk unggulan PT. Sinar Sosro adalah Tehbotol Sosro kemasan botol beling atau sering disebut RGB ( Returnable Glass Bottle) merupakan produk Teh siap minum yang pertama di Indonesia dan di Dunia yang sudah diluncurkan sejak tahun 1969.
 Untuk memenuhi kebutuhan pecintanya dimanapun berada, Tehbotol Sosro dengan inovasinya sampai dengan tahun 2015 ini telah memiliki banyak pilihan kemasan produk  yaitu :

1.       Kemasan botol beling, volume 220 ml
2.       Kemasan kotak (Tetra Pak), volume 200 ml, 250 ml
3.       Kemasan botol plastik PET 450 ml dan 350 ml
4.       Kemasan pouch 230 m


-Fruit Tea Sosro
Dengan bertujuan untuk pengembangan produk, maka PT. Sinar Sosro pada tahun 1997 mengeluarkan produk minuman Teh dengan aneka rasa buah yaitu Fruit Tea Sosro dengan target segmen Remaja.

Fruit Tea Sosro dengan tagline “Banyak Sensasinya” hadir dalam berbagai rasa seperti :
 1.       Apel
2.       Blackcurrant
3.       Stroberi
4.       Jambu Klutuk
5.       Freeze (perpaduan rasa stroberi dan anggur sensasi dingin)
6.       Extreme (perpaduan rasa apel dan blackcurrant)




Fruit Tea Sosro hadir dalam berbagai jenis kemasan yaitu :

1.       Kemasan botol beling, volume 235 ml
2.       Kemasan genggam (Tetra Pak), volume 200 ml
3.       Kemasan kaleng (Can), volume 318 ml
4.       Kemasan botol plastic PET, volume 500 ml dan 350 ml
5.       Kemasan pouch, volume 230 ml

-S Tee
Pada tahun 90-an, untuk memenuhi kebutuhan konsumen terhadap produk teh dengan volume yang lebih banyak dan harga lebih terjangkau, maka PT. Sinar Sosro meluncurkan produk teh siap minum dalam kemasan botol beling dengan merk S-tee dengan volume 318 ml.

Dalam perkembangannya, sampai dengan tahun 2015 ini, S-Tee hadir dalam berbagai kemasan yaitu :

1.       Kemasan botol beling, volume 318 ml dan 234 ml
2.       Kemasan kotak (Tetra Pak), volume 330 ml
3.       Kemasan botol plastik PET 500 ml dan 350 ml

Berbagai kemasan S-Tee tersebut, tidak seluruhnya dipasarkan di seluruh kota di Indonesia, cakupan distribusi masing-masing kemasan berbeda-beda. Khusus untuk S-Tee kemasan botol plastic PET 500 ml hanya bisa didapatkan di seluruh modern outlet seluruh Indonesia.

Country Choice
PT. Sinar Sosro juga menghadirkan produk dalam kategori Jus pada akhir tahun 2008 dengan merek Country Choice.
Country Choice merupakan minuman real jus kaya manfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda, dengan cara yang praktis dan hemat.
Country Choice hadir dalam kemasan kotak ( Tetra Pak) yaitu volume 250 ml dan 1 Liter
Country Choice tersedia dengan varian rasa dimana masing-masing rasa memiliki “added nutrition value” yang khas.

-Happy Jus
Untuk kategori minuman Jus untuk segmen anak-anak, PT. Sinar Sosro menghadirkan produk Happy Jus yang keluarkan pada awal tahun 2005.
Happy Jus hadir dalam kemasan genggam (Tetra Pak), volume 200 ml, tersedia dalam rasa Apel, Jeruk, Anggur, Cherry B, Apple Berry.
Happy Jus kaya akan vitamin A, C, E dan Kalsium (kandungan yang paling banyak diantara produk minuman Jus anak lainnya) dengan rasa yang enak dan variasi buah yang unik membuat Happy Jus disukai oleh anak-anak.

-TEBS
PT. Sinar Sosro berinovasi lagi dengan mengembangkan minuman teh berkarbonasi dengan merk TEBS yang di keluarkan pada tahun 2004.

Keunggulan TEBS dibanding dengan minuman bersoda lainnya adalah TEBS berbahan baku Ekstrak Teh, Ekstrak Rosella serta Konsentrat Sari Buah. Dimana masing-masing- bahan baku tersebut mempunya manfaat untuk tubuh.

TEBS Regular diproduksi dengan bahan baku yaitu Ekstrak Teh Hitam dicampur dengan konsentrat buah. Sedangkan TEBS Maroon yang dikeluarkan pada tahun 2011 berbahan baku Teh Hitam dengan Ekstrak Bunga Rosella.

TEBS hadir dalam berbagai kemasan yaitu : 

1.       Kemasan botol beling, volume 230 ml
2.       Kemasan kaleng ( Can), volume 330 ml
3.       Kemasan botol plastic PET, volume 500 ml

Untuk kamu yang ingin menikmati TEBS MAROON hanya ada di kemasan 500 ml saja.




-Air Mineral Prim-a
Pada tahun 90-an, PT. Sinar Sosro memproduksi kategori air minum dalam kemasan yaitu dengan merk Prim-a.

Pada saat pertama kali dikeluarkan merknya yaitu Air Sosro. Pada tahun 1999, Air Sosro berganti nama menjadi Prim-a.

Prim-a  hadir dalam berbagai kemasan yaitu :

1.       Kemasan cup, volume 240 ml
2.       Kemasan botol, volume 330, 600, 1500 ml
3.       Kemasan gallon, volume 19 Liter



-Creso
Tahun 2014, PT. Sinar Sosro mengeluarkan kembali produk kategori Soda atau biasa disebut Carbonated Soft Drink dengan Merek Creso.
Creso adalah Minuman Soda dengan rasa “UNIK” yang menyegarkan, memberikan kesegaran yang berbeda untuk anak muda yang tetap optimis dalam keseharian.
Creso hadir dalam 3 varian rasa yaitu :

1.       Kopi
2.       Sarsaparila
3.       Kelapa
 Dalam kemasan botol plastic PET 400 ml.



  
-Teh Freso

Tahun 2014, PT. Sinar Sosro mengeluarkan produk minuman teh dalam kemasan gelas dengan merek Teh Freso.

Teh Freso dalam kemasan Cup 240 ml.

Minuman teh beraroma melati ini dipasarkan di beberapa wilayah sub urban di Jawa dan Bali.

Teh Freso, minuman berbahan dasar teh yang alami dan menyegarkan, dapat dijadikan sebagai pelepas dahaga di momen kebersamaan.





2.3 Strategi Pemasaran

MARKET DRIVEN STRATEGY SOSRO

Dasar pemikiran utama yang penting dalam market driven strategy adalah menjadikan pasar dan konsumen sebagai titik awal dalam memformulasikan strategi.

PT. Sinar Sosro pada awalnya memperkenalkan minuman siap saji dalam kemasan botol, Sosro memiliki target pasar yang jelas, dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan . Sosro memandang bahwa ketika orang sedang melakukan perjalanan dan ia kehausan pasti membutuhkan sebuah penghilang dahaga yang praktis dan mudah di dapat, berangkat dari pengalaman ketika melakukan promo, tempat yang praktis dan aman untuk digunakan sebagai wadah teh adalah botol.

Sosro juga memiliki keunggulan dan keunikan dalam pemasaran. sebelum sosro hadir, ada sebuah perusahaan asing yang ingin mengeluarkan produk teh dalam botol sepert i yang dilakukan sosro saat ini. Kala itu sang perusahaan menyewa jasa sebuah biro riset pemasaran untuk menguji kelayakan dan prospek produk tersebut di Indonesia. Setelah meneliti dan mengamati kebiasaan minum teh di masyarakat sang biro pun menyimpulkan bahwa produk ini tidak memiliki prospek bagus untuk dipasarkan di Indonesia. Biro itu beralasan bahwa budaya minum teh pada bangsa Indonesia umumnya dilakukan pagi hari dalam cangkir dan disajikan hangat sehingga kehadiran teh dalam kemasan botol justru akan dianggap sebuah keanehan.

Sosrodjojo, pendiri perusahaan sosro, justru berpikir sebaliknya. Awalnya ide kemasan botol berasal dari pengalaman tes cicip (on place test) di pasar-pasar tradisional terhadap teh tubruk cap botol. Pada demonstrasi pertama teh langsung diseduh di tempat dan disajikan pada calon konsumen yang menyaksikan. Namun cara tersebut memakan waktu lama sehingga calon konsumen cenderung meninggalkan tempat. Kemudian pada uji berikutnya teh telah diseduh dari pabrik dan kemudian dimasukkan ke dalam tong-tong dan dibawa dengan mobil. Akan tetapu cara ini ternyata membuat banyak teh tumpah selama perjalanan karena saat itu struktur jalan belum sebaik sekarang. Akhirnya sosro mencoba untuk memasukkannya pada kemasan-kemasan botol limun agar mudah dibawa. Berangkat dari itu merekaberpikir bahwa penggunaan kemasan botol adalah alternatif yang paling praktis dalam menghadirkan kenikmatan teh lansung ke konsumen.

Dari awal produk ini ditargetkan untuk konsumen yang sering melakukan perjalanan seperti supir dan pejalan kaki sosro . Sosro menyadari bahwa segmen konsumen ini memiliki keinginan hadirnya minuman yang dapat menghilangkan dahaga di tengah kelelahan dan kondisi panas selama perjalanan. Atribut kepuasan ini dicoba untuk dipenuhi dengan menghadirkan minuman teh dalam kemasan botol yang praktis dan tersedia di kios-kios sepanjang jalan. Untuk menambah nilai kepuasan teh botol ini disajikan dingin dengan menyediakan boks-boks es pada titik-titik penjualannya (penggunaan kulkas pada saat itu belum lazim).

SOSRO selalu menjaga kualitas produknya dan selalu menjaga ketersediaan produknya dipasaran, Bahan bakunya pun dari teh yang berkualitas pilihan, karena sosro memiliki perkebunan teh sendiri. Semenjak diluncurkan pada tahun 1970, produk teh botol sosro baik rasa, kemasan logo maupun penampilan tidak mengalami perubahan sama sekali. Bahkan ketika perusahaan multinational Pepsi dan Coca cola masuk melalui produk teh Tekita dan Frestea, Sosro tetap tak bergeming. Alih-alih merubah produknya, dengan cerdas sosro justru melakukan counter branding dengan mengeluarkan produk S-tee dengan volume yang lebih besar. Strategi ini ternyata lebih tepat, kedua perusahaan multinasional itu pun tak berhasil berbuat banyak untuk merebut hati konsumen Indonesia.

Strategi pemasaran meliputi Segmentasi Produk, targeting, positioning

1.Segmentasi Produk

PT. Sinar Sosro merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang agro industri yang memproduksi berbagai macam produk dengan menggunakan pucuk daun teh sebagai salah satu bahan baku utamanya, dimana salah satu produknya adalah Teh Botol Sosro. Teh Botol Sosro merupakan produk teh siap minum pertama di Indonesia yang di kemas dalam botol dan telah dikenal oleh masyarakat luas.

Persaingan yang begitu ketat dari banyaknya teh dalam kemasan botol yang beredar di pasaran. Berdasarkan data pada PT. Sinar Sosro terdapat tujuh merek teh dalam kemasan botol yang beredar di Indonesia, yaitu Teh Botol Sosro, Fruit Tea, TEBS, S-tee, Frestea, Tekita.

PT. Sinar Sosro pada saat ini dihadapkan pada berbagai saingan produk minuman ringan yang tidak hanya dari pesaing lokal, namun juga pesaing asing. Persaingan berbagai merek teh dalam kemasan botol membuat perusahaan lebih berhati – hati dalam merancang strategi pemasarannya.

Perusahaan akan berhasil memperoleh pelanggan dalam jumlah yang banyak apabila dinilai memiliki citra baik dalam benak konsumen. Terciptanya citra baik dalam benak konsumen akan menumbuhkan kepuasan pelanggan yang dapat memberikan beberapa manfaat.

Keberhasilan Sosro tidak lepas dari brand “teh botol” yang didapatkannya, persis seperti aqua menjadi brand pada air putih. Berikutnya Sosro semakin kuat karena jaringan distribusi Teh Botol yang sangat kuat sampai di titik akhir pelosok. Persis seperti Aqua dengan air putihnya, pemain lain terlambat masuk di segmen teh dalam botol, karena menganggap lalu ide air teh masuk dalam botol.

Yang masih kurang dari Teh Botol adalah upaya – upaya mempertahankan image secara above the line. Upaya iklan di media massa, event, maupun promosi yang akan terus membuat teh botol tertancap di kepala konsumen masih jarang dilakukan. Terkesan Teh Botol merasa sudah besar dan yakin dengan penetrasi produk yang telah dilakukannya sehingga tidak perlu lagi melakukan promosi above the line secara intensif.

2. Targetting

Identifikasi target pasar adalah merupakan langkah awal yang dibutuhkan dalam perencanaan dan pengembangan strategi pemasaran. Dalam situasi dimana konsumen menghadapi banyak pilihan, maka kesuksesan pemasaran produk akan banyak ditentukan oleh kesesuaian produk.

Target dari teh botol ini adalah yang menyukai rasa asli teh (non fruity) dan praktis, para supir atau pejalan kaki. Diberikanlah kemasan botol yang praktis dan disediakan di kios – kios yang ada di pinggir jalan. Jadi jika ada yang haus, ya tinggal minum sosro. Plus ditempatkan dalam boks es, sehingga menjadi dingin. Sosro memiliki target pasar yang jelas, dengan target orang yang sedang melakukan perjalanan.

Pada waktu itu, strategi promosi yang dilakukan juga baik dengan menetapkan harga tidak lebih dari biaya parker pada waktu itu (mengingat target adalah orang yang sedang melakukan perjalanan). Pada waktu pengenalan produk, Sosro juga memiliki keunggulan kompetitif karena merupakan teh siap minum dalam kemasan botol yang dipasarkan pertama kali di Indonesia.

3. Positioning

Sosro melakukan positioning dengan mengedukasi masyarakat agar tidak merasa aneh untuk meminum teh dalam kemasan botol dan dengan diasajikan dingin. Karena pada awal kemunculan produk, masyarakat Indonesia masih terbiasa untuk minum teh yang disajikan panas. Ternyata proses diferensiasi yang dilakukan Sosro membuahkan hasil baik, sehingga Sosro dikenal sebagai minuman teh dalam kemasan botol yang dapat memberikan kesegaran.

Dalam perkembangannya, untuk bersaing dengan competitor Sosro mulai melakukan kampanye bahwa dengan mengkonsumsi teh akan membuat tubuh menjadi sehat, karena  teh mengandung anti oksidan. Hal ini menambah keunggulan kompetitif dari Sosro.

2.4 Tanaman yang di tanam PT. Sinar Sosro           

*Tanaman Teh
Nama latin dari TEH adalah Camelia Sinensis (keluarga Camelia)
Pada umumnya, teh tumbuh di daerah tropis dengan ketinggian antara 200-2000 meter diatas permukaan laut. Suhu cuaca antara 14-25 derajat celsius. Ketinggian tanaman dapat mencapai hingga 9 meter untuk Teh Cina dan Teh Jawa, ada yang berkisar antara 12-20 meter tingginya untuk tanaman Teh jenis Assamica.
Hingga saat ini, di seluruh dunia terdapat sekitar 1500 jenis teh yang berasal dari 25 negara.
Untuk mempermudah pemetikan daun-daun teh, maka pohon teh selalu dijaga pertumbuhannya, dengan cara selalu dipangkas sehingga ketinggannya tidak lebih dari 1 meter.
Dengan ketinggian ini, maka sangatlah mudah untuk memetik pucuk-pucuk daun muda yang baik.


2.5 Penghargaan yang diraih PT. Sinar Sosro

Sebagai bukti, SOSRO selalu menjaga 3K dan RL (Peduli terhadap KUALITAS, KEAMANAN, KESEHATAN, sertaRAMAH LINGKUNGAN), SOSRO mendapatkan penghargaan Sertifikat dan Award antara lain sebagai berikut :
SERTIFIKAT yang telah diterima PT. SINAR SOSRO :

ISO 9001 : 2008, yaitu sertifikat system management mutu untuk menjamin kualitas pengolahan dan hasil produk                                                                                           
SNI (Standar Nasional Indonesia), dikeluarkan oleh lembaga Sertifikasi Produk Departemen Perindustrian                                                                                                      
Halal, yang dikeluarkan oleh LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan & Kosmetika MUI) bekerjasama dengan Departemen Agama, BPPOM dan Balai POM Daerah untuk menjamin kehalalan bahan baku, proses dan produknya

ISO 14000, yaitu sertifikat system lingkungan untuk menjamin keamanan lingkungan                    
HACCP, yaitu sertifikat system management keamanan makanan untuk menjamin produk yang aman bagi konsumen.

Untuk Awarding yang telah diperoleh oleh PT. SINAR SOSRO diantaranya :

Piagam APKLI Award 2012 untuk “Bapak Joseph S. Sosrodjojo” untuk Jasa dan Kepedulian Dalam Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima dari APKLI                        
Customer Satisfaction Award No. 1 untuk “TehBotol Sosro” Category Ready To Drink Tea Brand of The Year 2012 dari Roy Morgan Research.

Indonesia Best Brand Platinum Award 2010 untuk “TehBotol Sosro “ Category Non- carbonated Drink (2002-2010) dari SWA-MARS                                                     
Indonesia Best Brand Platinum Award 2010 untuk “TehBotol Sosro” Category Packaged Ready Drink (2006-2010) dari SWA-MARS                                                               
The Best Implementation of ISO 9001 Group untuk PT Sinar Sosro dari SUCOFINDO

The Best In Achieving Total Customer Satisfaction untuk “TehBotol Sosro” Category Ready-to-Drink Tea-Non Bottled dari SWA Sembada dan Frontier Consulting.         
Top Brand Award untuk “Fruit Tea Sosro Ready To Drink Tea- Non Bottled (Tetrapack)” dari Majalah Marketing dan Frontier Consulting.                                              
Top Brand Award untuk “TehBotol Sosro for Ready To Drink Tea-Non Bottled (Tetrapack)” dari Majalah Marketing dan Frontier Consulting .

The Most Powerful Distribution Performance 2009 untuk “Joy Tea”, In The Most Powerful Account Management Index Green Tea Ready to Drink Category untuk Brand Joy Tea.     
The 3rd Best of The Best Packaging Award untuk “TehBotol Sosro”,Category RGB Drink dari Indonesia Best Packaging Award 2009                                                        
The 2nd Best of The Best Packaging Award untuk “Fruit Tea Guava”, Category Ready To Drink Tea dari Indonesia Best Packaging Award 2009

The 2nd Best of The Best Packaging Award untuk “Country Choice Jus Apel”, Category Juice dari Indonesia Best Packaging Award 2009                                                        
Brand of Choice by Community 2009 untuk “TehBotol Sosro “dari Indonesia Consumunity Expo



BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Dalam hal strategi pemasaran PT. Sinar Sosro memang sudah di akui dunia karna khas pemasaran nya yang unik, Sosro menerapkan metode on demand orientation sehingga walaupun permintaan konsumen akan besar, sehingga dengan margin yang kecil dikalikan dengan banyaknya volume penjualan yang mereka terima, maka keuntungan secara keseluruhan akan besar.



3.2 Saran
            Saran kami untuk PT. Sinar Sosro adalah untuk bisa memperluasakan dagangannya ke luar negeri. Hal ini melalui ekspor, waralaba, lisensi. Selain itu perusahaan ini juga harus membuat program sosial, misalkan beasiswa untuk yatim, fakir, miskin, dan siswa-siswi/mahasiswa-mahasiswi yang berprestasi di Indonesia


DAFTAR PUSTAKA
http://www.sosro.com/in/product